Arne Slot menegaskan bahwa posisinya sebagai pelatih kepala Liverpool tetap aman meskipun The Reds terancam gagal lolos ke Liga Champions. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa kegagalan tersebut akan menjadi sesuatu yang “tidak dapat diterima”. Pelatih asal Belanda itu yakin bahwa jajaran petinggi klub akan melihat melampaui hasil pertandingan semata. Menurutnya, pemilik klub akan mempertimbangkan “kondisi” luas dari musim yang traumatis ini.
Artikel Terkait : Bomber Barcelona Robert Lewandowski Semakin Dekat Susul Lionel Messi ke MLS

Keyakinan Arne Slot dalam Skenario yang Sulit
Arne Slot telah menanggapi spekulasi mengenai masa depannya di Anfield dengan tenang. Ia menegaskan bahwa kegagalan lolos ke kompetisi elite Eropa tidak seharusnya secara otomatis menyebabkan pemecatannya. Saat ini, Liverpool berada dalam posisi yang rentan di klasemen Premier League. Mereka tertinggal empat poin dari Chelsea dan lima poin dari Manchester United dalam perburuan posisi lima besar.
Mengingat pengeluaran besar klub di bursa transfer lalu, kegagalan ini tentu akan dianggap sebagai bencana. Namun, sang manajer yakin pemilik klub, Fenway Sports Group, akan melihat musim ini secara holistik. Ia menunjuk pada preseden Jurgen Klopp pada musim 2022-23 sebagai bukti kesabaran klub. Oleh karena itu, ia percaya bahwa perkembangan tim tetap menjadi fokus utama manajemen daripada sekadar reaksi impulsif.
Analisis Pelatih Liverpool Terhadap Kondisi Tim yang Kacau
Musim ini memang dimulai di bawah bayang-bayang tragedi setelah kematian penyerang Diogo Jota pada Juli lalu. Peristiwa tersebut menggoncang mentalitas tim dan menetapkan nada suram untuk kampanye kali ini. Selain itu, Arne Slot harus menghadapi krisis cedera yang tak henti-hentinya di lapangan hijau. Penyerang bintang Alexander Isak mengalami patah kaki, yang membuat lini serang tim menjadi tumpul.
Ditambah lagi, performa para bintang senior seperti Mohamed Salah dan Alexis Mac Allister juga menurun drastis. Faktor-faktor ini berkontribusi pada performa buruk Liverpool yang hanya memenangkan enam dari 20 pertandingan liga terakhir. Meskipun ini adalah musim tersulit dalam kariernya, pelatih Liverpool tersebut tetap yakin bahwa ia bekerja untuk klub yang mengutamakan proses keberlanjutan.
Model Bisnis Bos Anfield dan Penjualan Luis Diaz
Pemeriksaan terhadap kesulitan Liverpool semakin intensif setelah kesuksesan mantan pemain mereka. Keputusan untuk menjual Luis Diaz ke Bayern Munich seharga £65,5 juta kini mulai dipertanyakan oleh banyak pihak. Sementara itu, Diaz justru tampil tajam di Jerman dengan koleksi 18 gol. Walaupun demikian, sang bos Anfield membela penjualan tersebut sebagai bagian dari model bisnis klub yang berkelanjutan.
Ia berargumen bahwa diskusi akan sangat berbeda jika Alexander Isak tetap fit sepanjang musim. Singkatnya, kebijakan transfer Liverpool didasarkan pada stabilitas finansial jangka panjang. Manajemen merasa bahwa klubnya adalah pengecualian di puncak Premier League dalam hal pengelolaan aset pemain dan keseimbangan finansial.
Masalah Pemilihan Pemain Bagi Arne Slot Melawan Sunderland
Kini, Arne Slot menghadapi tantangan berat menjelang laga krusial melawan Sunderland. Sumber daya pemainnya sudah terpakai habis, dengan hanya 22 pemain yang tersedia untuk dipilih. Sanksi terhadap Dominik Szoboszlai semakin memperparah daftar absen tim yang sudah sangat panjang. Sebagai hasilnya, kemungkinan besar akan ada perubahan posisi darurat di lini pertahanan.
Pada akhirnya, kemenangan sangat penting untuk menjaga tekanan pada Chelsea dan Manchester United. Namun, dengan pertahanan darurat dan serangan yang tidak efektif, tugas di lapangan terasa semakin sulit. Arne Slot menyadari bahwa “kondisi” yang ia harapkan dapat menyelamatkan pekerjaannya justru sedang diuji secara ekstrem saat ini.