Kapten Arsenal Martin Odegaard membuat pengakuan yang cukup mengkhawatirkan. Ia menyebut kekurangan di masa lalu dapat memengaruhi upaya Meriam London meraih gelar. Tim asal London Utara itu baru saja kalah 3-2 dari Manchester United. Hasil ini menjadi kekalahan kandang pertama mereka musim ini. Kini keunggulan mereka di puncak klasemen berkurang menjadi hanya empat poin.
Artikel Terkait : ‘Mereka Butuh Pemimpin!’ – Patrick Vieira Semprot Dua Bintang Arsenal & Ragukan Mental Skuad Arteta Usai Ditekuk Man Utd

Pengakuan Martin Odegaard Terkait Kegagalan Masa Lalu
Setelah kekalahan menyakitkan tersebut, Martin Odegaard ditanya tentang kegagalan musim-musim sebelumnya. Sang kapten mengakui bahwa hal tersebut memang menjadi faktor yang nyata. “Jelas itu menjadi faktor, tetapi itu juga bisa menjadi faktor yang baik,” ujar Odegaard. Ia percaya pengalaman pahit bisa memberikan semangat dan tekad lebih untuk menjadi juara.
Gelandang Norwegia ini menekankan pentingnya kebersamaan di dalam tim saat ini. Ia meminta rekan-rekannya untuk segera fokus pada pertandingan selanjutnya. Menurutnya, perjalanan menuju gelar juara masih sangat panjang. Arsenal harus tetap bersatu untuk bisa bangkit dari tren negatif yang sedang dialami.
Tekanan Manchester City dan Kejutan Gol Matheus Cunha
Kekalahan Arsenal ini memberikan keuntungan bagi pesaing terdekat mereka. Manchester City kini memperkecil jarak setelah menang atas Wolves. Di sisi lain, Aston Villa juga menyamai poin The Cityzens. Situasi ini membuat posisi Martin Odegaard dan kawan-kawan di puncak klasemen menjadi tidak aman.
Awalnya, Meriam London berharap bisa memperlebar keunggulan saat menjamu United. Mereka sempat unggul melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez. Namun, gol menakjubkan Matheus Cunha menjadi pembeda akhir pekan lalu. Hasil ini membuat tim asuhan Mikel Arteta gagal menang dalam tiga laga terakhir.
Martin Odegaard Dorong Skuad Meriam London Segera Bangkit
Meskipun mendapat kritik dari Patrick Vieira, Martin Odegaard tetap merasa optimis. Vieira sebelumnya meragukan ketangguhan mental para pemain Arsenal. Namun, Kapten The Gunners tersebut percaya timnya mampu membuktikan bahwa keraguan itu salah. Ia mengaku tidak merasakan adanya energi gugup di tribun Emirates saat laga berlangsung.
Odegaard mengakui bahwa persaingan liga musim ini berjalan sangat ketat. “Kita hanya perlu terus bekerja dan terus maju,” tambahnya dengan penuh keyakinan. Ia berjanji akan terus saling mendorong rekan setimnya di lapangan hijau. Fokus utama mereka sekarang adalah memenangkan laga tandang melawan Leeds United.
Mikel Arteta Tuntut Kekuatan Mental Pemain
Mikel Arteta sepakat dengan pernyataan Martin Odegaard mengenai pentingnya persatuan tim. Sang manajer menuntut para pemain menunjukkan kekuatan mental yang lebih besar. Ia merasa kecewa dengan sejumlah kesalahan individu yang jarang terjadi sebelumnya. Kesalahan-kesalahan tersebut dianggap telah mengubah energi permainan saat melawan Manchester United.
Arteta meminta publik untuk tetap memberikan dukungan kepada para pemain. Bagaimanapun, mereka masih berada di posisi yang baik di puncak klasemen. Kini tugas berat menanti Martin Odegaard untuk memimpin timnya kembali menang. Kekuatan karakter skuad Meriam London akan benar-benar diuji dalam beberapa pekan ke depan.