2

Jude Bellingham: Jawab Kritik Gol & Peran Mbappe

Jude Bellingham akhirnya angkat bicara membalas kritik mengenai produktivitas golnya musim ini. Ia menegaskan bahwa perannya yang lebih dalam di…

Jude Bellingham akhirnya angkat bicara membalas kritik mengenai produktivitas golnya musim ini. Ia menegaskan bahwa perannya yang lebih dalam di lini tengah sangat diperlukan untuk mengakomodasi ketajaman Kylian Mbappe di Real Madrid.

Selain membahas performa pribadinya, pemain internasional Inggris itu juga memberikan dukungan penuh kepada Vinicius Junior. Ia menggambarkan rekan setimnya itu sebagai pemain yang “elektrik” meskipun saat ini sedang mengalami masa sulit di bawah asuhan pelatih Xabi Alonso.

Beradaptasi dengan Era Galactico Baru

Rasanya baru kemarin Jude Bellingham pertama kali melangkah ke lapangan Santiago Bernabeu dan langsung bertransformasi menjadi salah satu pencetak gol paling mematikan. Musim debutnya di ibu kota Spanyol bak sebuah dongeng.

Beroperasi di ujung formasi berlian lini tengah tanpa striker murni, Jude Bellingham memikul beban mencetak gol yang ditinggalkan Karim Benzema dengan kepercayaan diri luar biasa. Ia mengoleksi 23 gol di semua kompetisi tahun itu, termasuk gol-gol krusial di El Clasico yang mengukuhkan statusnya sebagai favorit penggemar.

Efek Kedatangan Mbappe Bagi Bellingham

Namun, dinamika lini serang Madrid berubah drastis sejak kedatangan Kylian Mbappe pada musim panas 2024. Kehadiran bintang Prancis tersebut memang membawa jaminan 40 gol per musim, tetapi juga menuntut restrukturisasi taktis yang mendasar.

Saat Mbappe menjadi titik fokus baru, output statistik Jude Bellingham secara alami mengalami penurunan. Tidak lagi menjadi target utama umpan silang, pemain berusia 22 tahun tersebut kini lebih banyak beroperasi di lini tengah. Musim ini, ia tercatat baru mengemas lima gol, sebuah angka yang memicu kritik dari media Spanyol.

Namun, ia menolak narasi bahwa pengaruhnya telah berkurang. “Perubahan ini mudah,” jelas Jude Bellingham. “Di musim pertama, saya bermain dekat kotak penalti karena kita butuh gol. Namun sekarang, kami memiliki striker alami yang mencetak 40 gol per musim, jadi saya tidak perlu lagi bermain terlalu jauh ke depan.”

Pembelaan Untuk Vinicius Jr

Meskipun nyaman dengan adaptasi taktisnya, Jude Bellingham juga menunjukkan kualitas kepemimpinannya dengan melindungi rekan setimnya. Sorotan tajam kini tertuju pada Vinicius Junior yang dianggap mengalami penurunan performa di musim 2025/26.

Vinicius sering kali dicadangkan di tengah laporan adanya gesekan dengan pelatih Xabi Alonso. Menanggapi hal ini, Bellingham mendesak publik untuk melihat melampaui statistik semata.

“Dari perspektif saya, ada banyak tekanan pada Vini,” ujar Jude Bellingham. “Mungkin ada sedikit hambatan di depan gawang saat ini, tetapi saya tetap melihat pemain yang sangat lincah dan kreatif. Ia adalah rekan setim yang sangat berguna bagi tim.”

Fokus Pada Kemenangan Tim

Bagi pemain bernomor punggung 5 ini, nilai seorang pemain tidak hanya diukur dari gol atau assist. Kekacauan yang diciptakan Vinicius di sisi sayap sering kali menjadi celah bagi Mbappe untuk mencetak gol.

Saat ini, Real Madrid masih tertinggal empat poin dari Barcelona di klasemen La Liga. Dengan tekanan yang meningkat pada era Xabi Alonso, Jude Bellingham memilih untuk tetap fokus pada peran barunya demi keseimbangan tim daripada mengejar trofi individu seperti Pichichi.

Anton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *