
Rashford Tak Lagi Masuk Rencana Manchester United di Era Ruben Amorim
Manajer anyar Manchester United, Ruben Amorim, menegaskan bahwa Marcus Rashford tidak akan kembali memperkuat tim utama di musim mendatang. Setelah dipinjamkan ke Aston Villa pada Januari 2025, Rashford kini diproyeksikan dilepas secara permanen dengan banderol £60 juta.
Rashford memang menunjukkan penampilan cukup impresif di bawah asuhan Unai Emery, mencatatkan empat assist dalam sembilan laga. Namun, performa itu belum cukup untuk mengubah keputusan Amorim, yang menganggap sang penyerang tidak sesuai dengan gaya permainan yang ia terapkan di Old Trafford.
Artikel Terkait : Rasmus Hojlund Bawa Denmark Tekuk Portugal 1-0 di Perempat-Final UEFA Nations League: Kemenangan Krusial Menjelang Leg Kedua

Masalah Sikap dan Adaptasi Jadi Alasan Rashford Tersingkir
Sebelum dipinjamkan, Amorim secara terbuka mengkritik sikap Rashford saat latihan. Ia menyebut bahwa Rashford tidak menunjukkan etos kerja yang sesuai dengan standar yang diinginkan. Situasi ini membuat Rashford tersingkir dari skuad sejak 12 Desember 2024, bahkan sebelum bursa transfer musim dingin dibuka.
Amorim mengungkapkan bahwa setiap pelatih memiliki gaya dan filosofi tersendiri, dan tidak semua pemain bisa beradaptasi dengan cepat. Dalam kasus Rashford, sang pelatih merasa sang pemain tidak cocok dengan sistem yang ia bangun, sehingga keputusan untuk menjual menjadi langkah realistis.
Harga £60 Juta Jadi Teka-Teki untuk Aston Villa
United dikabarkan menetapkan harga £60 juta untuk menjual Rashford secara permanen, meskipun sebelumnya beredar kabar bahwa ada opsi beli sebesar £40 juta dalam kesepakatan peminjaman. Nilai ini tentu menjadi pertimbangan serius bagi manajemen Villa, yang harus menilai apakah kontribusi Rashford sepadan dengan investasi sebesar itu.
Di bawah komando Unai Emery, Villa menunjukkan peningkatan performa signifikan di Premier League. Rashford memberikan kontribusi positif sejak kedatangannya, namun nilai transfer yang tinggi bisa menjadi pertimbangan besar untuk melanjutkan kerja sama.
Ruben Amorim Fokus Bangun Tim Baru Tanpa Rashford
Keputusan Amorim melepas Rashford mencerminkan pendekatan tegasnya dalam membangun tim. Ia ingin menghadirkan skuad yang benar-benar selaras dengan filosofi taktik dan mentalitas yang ia terapkan, dan tidak segan melepas pemain bintang jika tidak sesuai dengan rencana.
“Beberapa pemain tidak cocok dengan cara saya melihat sepak bola. Yang penting saya di sini untuk membangun tim yang kuat,” ujar Amorim. Ia juga menyampaikan harapan terbaik untuk Rashford di Aston Villa, menunjukkan bahwa keputusan ini murni demi kepentingan taktik, bukan personal.
Performa Rashford Jadi Penentu Masa Depan di Villa Park
Rashford kini masih memiliki waktu hingga akhir musim untuk menunjukkan kualitasnya bersama Villa. Jika mampu tampil konsisten dan memberikan dampak signifikan, bukan tidak mungkin Villa akan mempertimbangkan untuk menebusnya secara permanen. Namun jika tidak, opsi pindah ke klub lain juga bisa menjadi jalan keluar bagi sang pemain.
Rashford sendiri dikenal sebagai produk akademi terbaik United dan pernah menjadi bintang tim utama serta tim nasional Inggris. Namun, penurunan performa dalam beberapa tahun terakhir membuatnya kehilangan tempat, terutama di bawah kepemimpinan manajer baru seperti Amorim.
Rashford di Persimpangan Karier, Amorim Tegaskan Visi Baru United
Situasi Marcus Rashford menjadi gambaran nyata bagaimana dinamika sepak bola bisa berubah cepat seiring pergantian pelatih dan filosofi klub. Ruben Amorim membawa angin perubahan di Manchester United, dan Rashford menjadi salah satu korban dari proses transformasi ini.
Kini, Aston Villa dihadapkan pada keputusan besar: apakah akan menebus Rashford dengan nilai £60 juta, atau mencari opsi lain di pasar transfer? Di sisi lain, Rashford harus membuktikan dirinya layak mendapatkan tempat di tim elit Premier League atau mencari tantangan baru di luar Inggris.
Yang pasti, era baru Manchester United di bawah Amorim akan berjalan tanpa Rashford, dan kisah sang pemain di Old Trafford tampaknya sudah sampai pada babak akhir.