2

Diduga Lakukan “Perdagangan Manusia”, Bintang PSG Diseret Ke Pengadilan

Lucas Hernandez, yang merupakan bek andalan Paris Saint-Germain, kini tengah menghadapi masalah hukum yang sangat serius. Ia dituding melakukan perdagangan…

Lucas Hernandez, yang merupakan bek andalan Paris Saint-Germain, kini tengah menghadapi masalah hukum yang sangat serius. Ia dituding melakukan perdagangan manusia dan mempekerjakan tenaga kerja ilegal setelah adanya pengaduan resmi di pengadilan Versailles. Pengaduan tersebut diajukan oleh sebuah keluarga asal Kolombia yang mengaku pernah bekerja untuk sang pemain dan istrinya. Saat ini, otoritas Prancis telah resmi membuka penyelidikan terhadap kasus yang menimpa mantan pemain Bayern Munich tersebut.

Detail Tuduhan Terhadap Lucas Hernandez

Menurut laporan dari Paris Match, Lucas Hernandez dan istrinya, Victoria Triay, diduga mempekerjakan satu keluarga asal Kolombia selama lebih dari satu tahun. Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan tiga anak tersebut bertugas mengurus berbagai hal, mulai dari keamanan hingga pengasuhan anak. Namun, dalam pengaduan tersebut, Hernandez dituduh mempekerjakan mereka tanpa izin kerja maupun kontrak resmi yang sah di mata hukum Prancis.

Selain masalah kontrak, keluarga tersebut mengklaim bahwa mereka tidak didaftarkan dalam sistem jaminan sosial dan seluruh pembayaran dilakukan secara tunai. Jam kerja yang mereka jalani juga disebut sangat tidak manusiawi, yakni berkisar antara 72 hingga 84 jam per pekan tanpa hari libur. Bahkan, muncul tuduhan serius bahwa keluarga tersebut diberikan identitas palsu asal Spanyol untuk menutupi status ilegal mereka selama bekerja dengan bek Paris Saint-Germain tersebut.

Bintang PSG Bantah Tuduhan Perdagangan Manusia

Menanggapi kabar miring yang beredar, Lucas Hernandez segera mengeluarkan pernyataan resmi. Sang bintang bersama istrinya membantah keras segala tuduhan kriminal tersebut dan menegaskan bahwa mereka selalu bertindak dengan itikad baik. Mereka mengklaim bahwa keluarga asal Kolombia tersebut awalnya memperkenalkan diri sebagai teman yang membutuhkan bantuan serta kasih sayang.

Pihak Hernandez merasa bahwa kepercayaan mereka telah dikhianati oleh orang-orang yang mereka bantu. “Kami membuka rumah kami untuk mereka dengan rasa hormat dan martabat. Kami membantu mereka karena percaya bahwa mereka sedang mengurus legalitas status mereka,” bunyi pernyataan resmi tersebut. Bintang PSG ini merasa dimanipulasi oleh kisah-kisah emosional dan menegaskan bahwa mereka tidak pernah memiliki niat untuk melanggar hukum apalagi melakukan perdagangan manusia.

Kilas Balik Karier Lucas Hernandez di Lapangan Hijau

Di luar masalah hukum yang menjeratnya, Lucas Hernandez dikenal sebagai salah satu bek tersukses di era modern. Ia memulai karier profesionalnya di Atletico Madrid sebelum pindah ke Bayern Munich dengan nilai transfer fantastis sebesar €80 juta pada 2019. Selama di Jerman, ia berhasil meraih berbagai gelar bergengsi termasuk trofi Liga Champions dan Bundesliga.

Sebagai pemain Timnas Prancis, ia juga memiliki prestasi yang sangat mentereng. Ia merupakan bagian penting dari skuad Les Bleus yang menjuarai Piala Dunia 2018 dan menjadi runner-up pada edisi 2022. Sejak bergabung dengan PSG pada 2023, ia terus menambah koleksi trofinya di level domestik. Namun, prestasi gemilang tersebut kini terancam ternoda oleh penyelidikan kriminal yang sedang berlangsung di Versailles.

Perkembangan Investigasi Kasus Lucas Hernandez dan Istri

Hingga saat ini, proses hukum masih terus berjalan di bawah pengawasan kantor kejaksaan Versailles. Kuasa hukum pihak penggugat, Lola Dubois, menyatakan bahwa kasus ini menunjukkan adanya indikasi niat kriminal yang kuat. Hal ini didasari pada durasi kejadian yang cukup lama serta banyaknya individu yang terlibat dalam dugaan eksploitasi tersebut.

Jika terbukti bersalah, Lucas Hernandez terancam hukuman berat yang dapat mengakhiri karier sepak bolanya secara prematur. Meskipun demikian, pihak Hernandez tetap bersikukuh bahwa mereka adalah korban dari penyalahgunaan empati. Publik kini menantikan hasil penyelidikan lebih lanjut untuk melihat apakah sang pemain benar-benar terlibat dalam praktik ilegal tersebut atau hanya menjadi korban manipulasi.

Anton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *