1

Habis Dilibas Man United Di Laga Derby, Pep Guardiola Tinggalkan Man City?

Pep Guardiola secara sensasional diprediksi akan meninggalkan Manchester City dalam waktu dekat. Kabar ini muncul setelah timnya menelan kekalahan telak…

Pep Guardiola secara sensasional diprediksi akan meninggalkan Manchester City dalam waktu dekat. Kabar ini muncul setelah timnya menelan kekalahan telak dalam laga Derby Manchester pada hari Sabtu lalu. Pengamat Richard Keys bahkan berpendapat bahwa sang manajer bisa saja pergi dari Etihad sebelum pertandingan liga berikutnya. Meskipun kontraknya masih ada, namun suasana murung yang ditunjukkan sang pelatih memicu spekulasi liar mengenai masa depannya.

Masa Depan Pep Guardiola di Manchester City

Meskipun kontrak Pep Guardiola bersama City baru berakhir pada 2027, laporan menunjukkan ia bisa mengakhiri era suksesnya lebih cepat. Selain itu, mantan manajer Bayern Munich ini mulai menunjukkan rasa tidak sabar saat ditanya mengenai masa depannya. Ia menegaskan bahwa rencana kepindahannya belum ada di atas meja untuk saat ini. Namun, ia juga mengakui bahwa tidak ada seorang pun yang akan bertahan selamanya di dunia sepak bola.

Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa klub harus selalu siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi. Baik itu pergantian pemain, CEO, hingga posisi pelatih sekalipun. Saat ini, fokus utamanya adalah mempersiapkan tim menghadapi jadwal padat di depan mata. Namun, ketegangan yang muncul setiap musim menunjukkan bahwa kejenuhan mungkin mulai melanda sang manajer Man City tersebut.

Calon Pengganti Manajer Asal Spanyol di Etihad

Jika prediksi Richard Keys menjadi kenyataan, Manchester City tentu harus bergerak cepat mencari suksesor. Keys menyebut nama Enzo Maresca, manajer yang baru saja dipecat Chelsea, sebagai kandidat kuat untuk memimpin laga jangka pendek. Selain itu, nama Vincent Kompany dari Bayern Munich juga muncul sebagai calon pelatih permanen di musim panas mendatang. Hal ini tentu menjadi kejutan besar bagi para pendukung The Cityzens di seluruh dunia.

Rekan pembawa acara, Andy Gray, sempat meragukan klaim berani dari Keys tersebut. Akan tetapi, Keys tetap pada pendiriannya bahwa perpisahan ini bisa terjadi minggu ini juga. Jika hal tersebut benar-benar terjadi, maka laga Liga Champions melawan Bodo/Glimt akan menjadi pertandingan terakhir bagi sang bos asal Spanyol tersebut. Tentu saja, perubahan besar di kursi kepelatihan akan berdampak signifikan pada persaingan gelar juara musim ini.

Evaluasi Kekalahan di Derby Manchester

Setelah kekalahan menyakitkan dari rival sekota, jarak City dengan Arsenal kini melebar menjadi tujuh poin. Pep Guardiola secara jantan mengakui bahwa Manchester United tampil lebih baik dan pantas mendapatkan kemenangan. Ia merasa tim lawan memiliki energi lebih besar yang tidak dimiliki oleh anak asuhnya dalam laga tersebut. Oleh karena itu, ia meminta timnya untuk segera belajar dan bangkit dari kegagalan ini.

Ia menekankan pentingnya bagi tim untuk terus tumbuh dan menganalisis setiap kesalahan secara mendalam. Meskipun hasil di Derby sangat buruk, namun perjalanan musim masih cukup panjang untuk mengejar ketertinggalan. Sekarang, publik menunggu apakah sang manajer akan tetap mendampingi tim saat melawan Wolves Sabtu depan. Jika tidak, maka era keemasan di bawah kepemimpinannya akan resmi berakhir dengan cara yang tidak terduga.

Anton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *