Sengketa hukum Mbappe akhirnya menemui titik terang setelah Paris Saint-Germain (PSG) memutuskan untuk tidak mengajukan banding. Juara Ligue 1 tersebut kini resmi diperintahkan untuk membayar mantan bintang mereka sebesar €61 juta. Keputusan ini menandai berakhirnya ketegangan finansial yang sempat tertahan selama bulan-bulan terakhir sang pemain di Prancis.

Hasil Akhir Sengketa hukum Mbappe di Prancis
Perselisihan ini berpusat pada penolakan klub untuk memenuhi komitmen keuangan tertentu. Pihak klub awalnya berargumen bahwa mereka dilindungi oleh perjanjian lisan dengan sang pemain. Namun, dalam jalannya sengketa hukum Mbappe, sistem hukum Prancis tidak menyetujui pembelaan tersebut. Klub kini mengakui bahwa sudah saatnya mengakhiri prosedur yang telah berlangsung terlalu lama ini.
Paris Saint-Germain menyatakan ingin segera fokus pada proyek olahraga mereka ke depan. Oleh karena itu, penyelesaian kasus hukum Kylian ini sangat penting bagi stabilitas internal tim. Hubungan antara sang penyerang dan Presiden Nasser Al-Khelaifi memang diketahui memburuk. Hal ini dipicu oleh keputusan kapten timnas Prancis tersebut untuk hengkang secara bebas transfer ke Madrid.
Kemenangan Finansial dalam Masalah Kontrak Mbappe
Bagi pihak pemain, penyelesaian sengketa hukum Mbappe merupakan pembenaran penuh atas pendirian mereka selama ini. Klub dianggap tidak berhak menahan hak finansial yang secara hukum merupakan milik sang pemain. Pengacaranya mencatat bahwa keputusan tersebut mengakhiri konflik yang menguras energi besar. Kini, bintang baru Madrid itu dapat fokus sepenuhnya pada karier di Spanyol.
Angka sebesar €60,9 juta tercantum jelas dalam putusan resmi pengadilan terkait perselisihan gaji PSG. Jumlah tersebut mencakup berbagai pembayaran yang sebelumnya belum diselesaikan oleh pihak klub. Ia berhak menerima sisa bonus penandatanganan serta upah untuk tiga bulan terakhir masa kontraknya. Hal ini membuktikan bahwa kontrak tertulis tetap menjadi dasar hukum terkuat dalam sepak bola.
Detail Pembayaran Gaji yang Sempat Tertunda
Jumlah total pembayaran mencakup €36,6 juta dari angsuran terakhir bonus penandatanganan. Selain itu, pengadilan memerintahkan pembayaran gaji sebesar €17,25 juta untuk periode April hingga Juni 2024. Melalui penyelesaian sengketa hukum Mbappe ini, pengadilan juga menetapkan tunjangan liburan serta bonus etika lainnya yang harus dibayarkan segera.
Perwakilan hukum klub menegaskan bahwa mereka telah menyelesaikan sebagian besar utang sebesar €55 juta. Singkatnya, bayang-bayang hukum ini akhirnya sirna bagi kedua belah pihak. Setelah memenangkan kasus ini, sang pemain kini terbebas dari gangguan proses pengadilan yang melelahkan di Paris. Fokus utamanya kini hanyalah meraih kesuksesan bersama klub barunya di kompetisi La Liga.